Siang ini 24 Oktober 2010 (sedang asyik-asyiknya bikin tulisan) ada teman se-kost an yang mengajak ke Utara Jakarta, tepatnya ke daerah Sunter untuk survey lokasi test CPNS. Karena bikin tulisannya masih kurang banyak, maka Saya simpan dulu di konsep dan langsung beranjak ke Utara Jakarta. Tak ketinggalan bawa kamera dan tripod, sekalian untuk mencari foto yang bertema human interest di tengah perjalanan nanti.

Si bety (Sebutan motor Beat plat AD teman Saya) pun di geber menelusuri jalanan jakarta, tak lupa juga peta Jakarta pun kami bawa agar tidak salah jalan, maklum kami belum hafal betul jalanan Jakarta, kecuali jalan ke kantor di Cilandak :-). Eh…meski sudah bawa peta,  ternyata salah jalan juga, harusnya belok kiri di cawang, kami belok di Otista, perjalanan pun kami lanjutkan dengan panduan peta dan membaca arah jalan di setiap persimpangan. Begitu sampai di jembatan daerah cempaka putih, kami istirahat sejenak, begitu melihat jalanan di bawah saya melihat seorang bapak sedang mengayuh sepeda melawan arah jalan tak ketinggalan saya keluarkan kamera dan membidiknya.

Dilihat dari sisi keselamatan, sangat berbahaya sekali bapak tersebut mengayuh sepedanya melawan arah jalan. Tetapi jika dilihat dari sisi efisiensi, mungkin bisa cepat sampai tujuan. Di Jakarta ini, hal seperti ini sudah biasa, penyebabnya tak lain adalah ke”macet”an.

Mengarahkan kamera ke sisi jalan sebelah kanan saya melihat seorang anak dengan riangnya bermain didampingi seorang Ibu di pembatas jalan dekat lampu lalu lintas.

Anak-anak dengan riangnya bermain

Subhanallah…inikah yang dinamakan “sisi lain” kehidupan Jakarta. Bersyukur Alhamdulillah bagi kita yang diberikan rezeki bisa menikmati tempat yang layak untuk istirahat, bermain, dan bekerja. Terkadang kalau kita melihat rezeki orang yang lebih dari kita, kita selalu merasa kekurangan, akan tetapi cobalah tengok begitu banyak orang yang rezekinya di bawah kita saat ini. Sekali lagi kita harus bersyukur terhadap apapun yang kita dapat hari ini…

Kamipun melanjutkan perjalanan dan sampai tujuan tempat teman Saya melakukan test CPNS nanti. Perjalanan pun kami lanjutkan ke Danau Sunter, banyak orang memancing di sekililing tepi danau dan terdapat sebuah perahu yang mungkin dipakai untuk menyeberangi danau.

Teringat dulu waku kecil di kampung, harus naik perahu untuk menyeberangi sungai ke rumah nenek. Di kota besar Jakarta dengan gedungnya yang megah inipun masih ada sarana transportasi menggunakan perahu, ya…tak lain adalah agar sampai tujuan dengan cepat, daripada harus memutari danau 🙂 dan andaikan perahu itu lebih dari satu mungkin dapat mengurangi kemacetan di jalanan Ibukota, seperti di London ibu kota negara Inggris yang menggunakan transportasi air sebagai sarana transportasi utama. Bisa dibayangkan kalau sepanjang sungai ciliwung yang melewati Jakarta tidak tercemar limbah dan tidak menyempit karena pemukiman di sepanjang sungai, bisa dimanfaatkan sebagai sarana transportasi air dan dampak terjadinya banjir dapat diminimalkan…dengan catatan jangan buang sampah di sungai…eh ini hanya menurut pandangan Saya lho :)>-

Haripun sudah sore, perjalanan dilanjutkan pulang ke daerah mampang, tak lupa patung Pancoran pun tak lepas dari bidikan kamera.

Patung Pancoran

Patung pancoran salah satu icon kota jakarta, “saksi bisu” pembangunan kota Jakarta sejak beberapa tahun silam sampai sekarang. Menurut  Wikipedia, Rancangan patung ini berdasarkan atas permintaan Bung Karno untuk menampilkan keperkasaan bangsa Indonesia di bidang dirgantara. Penekanan dari desain patung tersebut berarti bahwa untuk mencapai keperkasaan, bangsa Indonesia mengandalkan sifat-sifat Jujur, Berani dan Bersemangat. Semoga sifat tersebut sudah ada di benak diri kita masing-masing.

Ini hanyalah sekedar coretan perjalanan, sekali lagi mohon Maaf kalau ada tulisan yang tidak berkenan.

Iklan

Membuat Foto HDR dari satu foto

Posted: Oktober 24, 2010 in Photography

Kurang lebih 2 bulan pegang kamera DSLR Canon EOS 500D. Banyak teknik foto yang harus saya pelajari agar kelak bisa jadi photografer professional..Amiin, begitu banyaknya sampai bingung mraktekinnya..maklum masih pemula banget di dunia photography :-). Ada salah satu teknik yang Saya sukai yaitu foto HDR (High Dynamic Range) merupakan teknik foto dengan perbedaan mencolok antara terang dan gelap dan hasil akhir foto terlihat dramatis….susah juga mengartikannya :-).

Langsung saja, dikarenakan saya menggunakan kamera EOS 500D yang saya cari fitur bracketing belum ada, oya bracketing merupakan fitur dari kamera yang bisa sekali jepret (tahan tombol shutter)  langsung menghasilkan foto dengan 3 exposure yang berbeda yaitu under, normal dan over, kemudian foto tersebut diolah dengan software photography dan menghasilkan foto HDR. Agar bisa menghasilkan foto HDR dari satu foto kamera DSLR atau poket, berikut saya bagikan tutorial membuat Foto HDR dari satu foto sesuai pengalaman saya :

1. Siapkan satu foto yang akan dibikin HDR, sebagai contoh saya menggunakan foto berikut :

Contoh Foto Untuk HDR1. Contoh foto untuk HDR, klik untuk melihat ukuran foto sesungguhnya

2. Siapkan tools perangkat lunak :

  • Photoshop (bisa versi apa aja) : untuk mengatur exposure under, normal, over. Juga untuk menghilangkan noise.
  • Dynamic Photo HDR : untuk mengatur image HDR

3. Atur foto dengan 3 exposure under, normal, over menggunakan photoshop dan beri nama file yang berbeda, seperti berikut :

3.1. Foto under exposure (under.jpg), klik untuk melihat ukuran foto sesungguhnya

3.2. Foto normal exposure (normal.jpg), klik untuk melihat ukuran foto sesungguhnya

3.3. Foto over exposure (over.jpg), klik untuk melihat ukuran foto sesungguhnya

4. Buka perangkat lunak Dynamic Photo HDR.

Dynamic Photo HDR4.1. Perangkat lunak Dynamic Photo HDR

  • Klik FileCreate New HDRI

4.2. Create new HDRI image

  • Klik Add Images, pilih dan buka ketiga foto under.jpg, normal.jpg, dan over.jpg

4.3. Open images under.jpg, normal.jpg, over.jpg

  • Klik normal.jpg, berikan nilai di kolom Exposure 0 (nol), klik under.jpg berikan nilai di kolom Exposure -2 (minus dua), klik over.jpg berikan nilai di kolom Exposure +2 (plus dua), sehingga seperti berikut :

4.4. Pengaturan Exposure

  • Klik OK

5. Tampil Align Files, pilih normal+over, kemudian klik Align View, klik OK

5.1. Tampilan Align Files

6. Klik ImageTone Map HDR Image seperti berikut :

6.1. Menu Tone Map HDR Image

  • Tampil jendela Tone Mapping, lakukan settings seperti berikut atau sesuai keinginan Anda, jangan lupa Klik NR (Noise Reduction)

6.2. Settings Tone Mapping

  • Tampilan foto HDR yang dibuat dapat dilihat pada tampilan Tone Mapping di atas, jika sudah dirasa cocok sesuai selera (maklum setiap orang seleranya pasti berbeda-beda :-)..). Klik Process dan beri nama file sesuai selera Anda juga :-). Hasil settings foto HDR saya seperti ini :

6.3. Hasil settings foto dengan Dynamic Photo HDR

7. Tahap akhir yaitu menghilangkan noise agar Hasil foto HDR yang sudah kita buat terlihat lebih tajam, gunakan Photoshop untuk menghilangkan noise (saya yakin jagoan photoshop semua tahu bagaimana cara menghilangkan noise). Akhirnya jadi dech Foto HDR :

7.1 Finishing foto HDR

Sekian tutorial tentang cara membuat foto HDR yang dapat saya berikan, mohon maaf sekiranya jika ada salah tulisan. Semoga bisa membantu dan menambah wawasan kita semua….

Kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

    Indahnya Persahabatan

    Posted: Oktober 24, 2010 in Sahabat
    Tag:, , ,

    Empat tahun merantau ke Ibu Kota Jakarta meninggalkan banyak kenangan bersama teman-teman di Solo. Meski sekarang kita sudah ada yang berkeluarga dan bahkan masih ada yang lajang (seperti saya sekarang ini..hehe) tetapi persahabatan kita tetap terjalin satu sama lain bahkan bisa dikatakan bersaudara. Bercanda, tertawa, diskusi, saling bantu-membantu, saling usil, dll akan selalu mengikat kita dalam persahabatan yang semoga bisa abadi sampai tua nanti.

    Tahun kemarin (2009) sebelum ditugaskan ke Papua, saya sempatkan berlibur 2 hari bersama kalian  semua sekeluarga semua ke Jogja. Kebersamaan dan kekeluargaan kita saling terpancar dari wajah yang bahagia meski lelah sangat karena muter-muter terus..hehe, senang rasanya bisa membahagiakan kalian semua berlibur menelusuri pantai selatan Jogja, muter-muter Malioboro, makan bareng bersama, bahkan dilanjutkan Flying Fox an di lereng merapi.

    Berikut aku bikinkan video liburan kita bersama di Jogja kemarin.

    Semoga kebersamaan ini akan terjalin abadi sampai kita tua nanti dan tahun-tahun berikutnya kita bisa liburan bersama lagi 🙂

    Didedikasikan untuk temen-temen eks SMUDA bagai naga….Dani gundul & Destria, Vendi, sekeluarga, Agus sekeluarga, Joyo, Panjul Sekeluarga, Mblenyek sekeluarga, Tuex, Kancil & Enggar, Puput, Cemplon, Adit, Sunu dan teman ku semua yg belum saya sebutkan disini…keep our brotherhoods….